Suatu hari, ada sepasang suami Istri yang hidup berdampingan. mereka berbahagia Walaupun terpaut umur yang jauh, dan berbeda etnis, mereka bisa menghilangkan perbedaan dan menyatu didalam perbedaan tersebut. Mereka tinggal disuatu komplek dan memiliki tetangga yang baik pula, tapi ada 1 tetangga mereka yang mempunyai latarblakang yang sama dengan rumah tangga mereka. Keluarga Suryono dan Jina, mereka terpaut umur yang jauh, Suryono berumur 75 tahun, tua dan keriput, sedangkan Jina berumur 38 tahun, sangat cantik dan sangat mencintai suaminya. Mereka hidup berbahagia walaupun tak mempunyai anak. Jina, istri dari Suryono sangat gemar memasak sedangkan suaminya gemar mencicipi. Karna rasa cintanya kepada suaminya sangat besar, maka Jina, istri dari Suryono setiap harinya memasak masakan yang sangat lezat! setiap hari juga, Ia melakukan perawatan pada wajahnya agar Ia semakin cantik dan dicintai suaminya. Suaminya sangat senang, tapi karna terlalu sering menyantap masakan Istrinya yang selalu lezat, Pak Suryono malah terserang berbagai penyakit. mulai dari Diabetes, Tekanan darah tinggi, bahkan kolesterol pun ikut menyerang suaminya.
Keadaan malah semakin parah, ditambah suaminya yang giat bekerja dan istrinya yang semakin gemar memasakan masakan yang lezat tanpa mempedulikan, apakah masakan itu baik bagi kesehatan suaminya maupun bu Jina sendiri. Tiba-tiba suatu hari keluarga tersebut dirundung duka, Pak Suryono, suami dari ibu Jina meninggal dunia.
Dari cerita diatas, kita bisa melihat bagaimana seorang wanita hidup mengasihi suaminya. BENAR, dia cantik, BENAR, dia sangat mencintai suaminya. tapi APAKAH CUKUP seorang wanita hidup hanya mengandalkan cantik nya Raga? ataukah CUKUP seorang wanita hidup dengan rasa CINTA?
Wanita adalah seseorang yang akan menjadi tenaga dari Lelakinya. Jikalau wanita nya adalah makhluk yang lemah, mau selemah apalagi lelaki nya apabila si wanita nya lemah? sebagai seorang wanita, kita tak hanya perlu cantiknya fisik kita, dalamnya cinta kita, tapi kita harus menjadi wanita yang tidak hanya cantik, menjadi wanita yang cerdas berakal budi, bijaksana dalam kesesakan, dan menjadi wanita yang tegar apapun yang terjadi.
Sekarang marilah kita menjadi wanita yang tak hanya sempurna fisik, tapi sempurna dalam berakal budi dan terutama sangat takut kepada Tuhan Yang Maha Esa, karna suatu hari, kita sebagai wanita akan menjadi seorang yang menjadi tenaga,penolong,dan pengobat bagi kaum lelaki. -Owner-
Keadaan malah semakin parah, ditambah suaminya yang giat bekerja dan istrinya yang semakin gemar memasakan masakan yang lezat tanpa mempedulikan, apakah masakan itu baik bagi kesehatan suaminya maupun bu Jina sendiri. Tiba-tiba suatu hari keluarga tersebut dirundung duka, Pak Suryono, suami dari ibu Jina meninggal dunia.
Dari cerita diatas, kita bisa melihat bagaimana seorang wanita hidup mengasihi suaminya. BENAR, dia cantik, BENAR, dia sangat mencintai suaminya. tapi APAKAH CUKUP seorang wanita hidup hanya mengandalkan cantik nya Raga? ataukah CUKUP seorang wanita hidup dengan rasa CINTA?
Wanita adalah seseorang yang akan menjadi tenaga dari Lelakinya. Jikalau wanita nya adalah makhluk yang lemah, mau selemah apalagi lelaki nya apabila si wanita nya lemah? sebagai seorang wanita, kita tak hanya perlu cantiknya fisik kita, dalamnya cinta kita, tapi kita harus menjadi wanita yang tidak hanya cantik, menjadi wanita yang cerdas berakal budi, bijaksana dalam kesesakan, dan menjadi wanita yang tegar apapun yang terjadi.
Sekarang marilah kita menjadi wanita yang tak hanya sempurna fisik, tapi sempurna dalam berakal budi dan terutama sangat takut kepada Tuhan Yang Maha Esa, karna suatu hari, kita sebagai wanita akan menjadi seorang yang menjadi tenaga,penolong,dan pengobat bagi kaum lelaki. -Owner-
Komentar
Posting Komentar